Dewi Perssik sebagai teladan dalam urusan spiritual
Aldi Taher memuji Dewi Perssik sebagai sosok yang ia jadikan teladan. Ia menyebut Dewi selalu mengingatkan agar ia tidak melupakan ibadah.
Aldi mengatakan Dewi kerap mengingatkannya untuk membaca Alquran dan menjaga salat. Bagi Aldi, pengingat seperti itu terasa penting karena menjadi pegangan ketika emosi naik turun.
Ia menyebut hal tersebut bukan hal baru, melainkan kebiasaan Dewi sejak lama.
“Bunda Dewi” selalu mengingatkan hal yang paling dasar
Aldi menuturkan bahwa Dewi mengucapkan kalimat yang sederhana namun menohok. Kalimat itu membuat Aldi merasa kembali diingatkan tentang tanggung jawab spiritualnya.
Aldi mengaku, ia merasakan perhatian Dewi secara personal. Bukan hanya ucapan, tapi seolah Dewi turut memikirkan bagaimana kondisi Aldi dari sisi batin.
Aldi menyukai karena Dewi tidak hanya mengomentari hal besar, tapi menyuruh hal kecil yang justru sering terlupakan.
Saat didiagnosa kanker, Aldi mendapat dukungan lebih dulu
Aldi kemudian menceritakan momen saat ia didiagnosa kanker. Ia mengatakan bahwa orang pertama yang menghubunginya saat itu adalah Dewi Perssik.
Ia mengungkap ia menerima DM yang menyemangati. Dalam pesan tersebut, Dewi mengingatkan Aldi untuk tetap kuat, semangat, dan tidak larut dalam kesedihan.
Aldi menganggap dukungan seperti itu bukan hal sepele, sebab masa sakit membuat seseorang gampang rapuh.
Dukungan moral yang langsung menguatkan mental
Aldi menjelaskan bahwa pesan penyemangat dari Dewi membuatnya lebih siap menjalani hari-hari. Ia merasa ketakutan bisa dikendalikan ketika ada kalimat yang menenangkan.
Ia menilai kata-kata yang keluar dari Dewi punya efek yang berbeda. Dewi tidak sekadar memberi harapan, tapi mendorong Aldi untuk bertahan.
Aldi menilai itulah salah satu alasan ia terus menghormati Dewi.
Permintaan maaf Aldi muncul karena ia sadar ada bagian yang keliru
Di saat yang sama, Aldi tidak menutup isu lain: ia sempat membuat Dewi sakit hati. Aldi mengakui itu dan memilih meminta maaf secara terbuka.
Ia menyampaikan bahwa ia harus muhasabah diri dan memperbaiki evaluasi. Ia tidak ingin membuat kesan bahwa ia merasa benar tanpa melihat dampaknya.
Bagi Aldi, minta maaf adalah langkah yang perlu supaya semuanya lebih jelas dan tidak menambah masalah.
Dewi menegaskan soal narasi perawatan Gabriel
Aldi juga mengulas bahwa Dewi sempat menegur lewat media sosial. Dewi menegaskan agar tidak ada pernyataan yang seolah Aldi ikut merawat anak Dewi, Gabriel.
Aldi mengakui bahwa ia salah dalam penyampaian tersebut. Ia paham bahwa keluarga dan urusan anak adalah wilayah sensitif yang tidak boleh asal bicara.
Karena itu, ia berkomitmen memperbaiki cara komunikasinya.
Aldi berusaha menjaga sikap setelah klarifikasi Dewi
Aldi menyebut ia siap memperbaiki diri. Ia tidak membantah teguran, melainkan menerima sebagai proses belajar.
Ia juga berharap, setelah permintaan maafnya, tidak ada lagi salah paham yang berulang. Aldi ingin situasi kembali tenang, baik untuk dirinya maupun untuk Dewi.
Menurut Aldi, tindakan memperbaiki diri adalah wujud tanggung jawab.
Penutup: Dewi Perssik hadir sebagai penguat dan pengingat
Aldi menutup dengan pesan bahwa Dewi Perssik adalah sosok yang ia teladani. Dewi menguatkan Aldi saat sakit, dan Dewi juga meluruskan saat ada kesalahan.
Dari dua momen itu, Aldi belajar bahwa hormat bukan sekadar kata, tapi ditunjukkan lewat sikap. Aldi pun memilih muhasabah dan terus menjaga cara berbicaranya ke depan.
