Desain yang Langsung Bikin Orang Menoleh
Kalau ada motor yang bisa bikin orang bengong di lampu merah, Honda NM4 Vultus jelas salah satunya. Bentuknya tidak seperti motor pada umumnya. Bahkan banyak yang bilang lebih mirip kendaraan di film sci-fi daripada kendaraan harian.
Bagian depan terlihat panjang dan rendah, sementara posisi duduknya sangat santai seperti kursi. Sekilas, tampilannya mengingatkan pada motor di film anime Jepang atau bahkan kendaraan futuristik ala film Hollywood.
Honda sendiri memang sengaja membuat motor ini berbeda. Mereka ingin menghadirkan sesuatu yang tidak mengikuti pakem desain motor biasa. Hasilnya, NM4 Vultus terasa seperti konsep yang diproduksi massal.
Tidak heran kalau motor ini sering disebut “aneh tapi menarik”. Orang mungkin tidak langsung suka, tapi hampir pasti akan memperhatikannya.
Mesin Besar dengan Karakter Santai
Di balik tampilannya yang nyeleneh, NM4 Vultus dibekali mesin 745 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 54 hp dengan torsi 68 Nm.
Namun yang menarik, karakter mesin ini tidak agresif. Justru terasa halus dan lebih fokus ke kenyamanan berkendara.
Transmisi yang digunakan adalah Dual Clutch Transmission (DCT). Sistem ini membuat perpindahan gigi terasa otomatis tanpa perlu kopling manual.
Bagi yang belum terbiasa, sensasinya cukup unik. Rasanya seperti mengendarai motor besar, tapi dengan kemudahan skutik.
Posisi Duduk yang Tidak Biasa
Salah satu hal yang paling mencolok dari NM4 Vultus adalah posisi duduknya. Joknya rendah, sekitar 650 mm, dan posisi kaki agak ke depan.
Ini membuat pengendara seperti duduk di kursi santai, bukan di atas motor. Untuk perjalanan jauh, posisi ini justru terasa nyaman.
Namun untuk penggunaan di kota, terutama saat macet, posisi ini bisa terasa kurang praktis. Tidak semua orang langsung cocok.
Meski begitu, bagi yang sudah terbiasa, posisi ini justru jadi kelebihan. Rasa lelah saat perjalanan panjang bisa berkurang.
Teknologi yang Cukup Maju di Masanya
NM4 Vultus hadir dengan teknologi yang cukup canggih untuk zamannya. Salah satunya adalah sistem DCT yang jarang ditemui di motor lain.
Selain itu, motor ini juga menggunakan sistem injeksi PGM-FI yang membuat pembakaran lebih efisien.
Fitur keselamatan seperti ABS juga sudah tersedia, membantu saat pengereman mendadak.
Semua teknologi ini membuat motor terasa modern, meskipun sekarang statusnya sudah tidak diproduksi lagi.
Stabilitas dan Bobot yang Terasa
Dengan bobot sekitar 245 kg, NM4 Vultus bukan motor yang ringan.
Namun justru di situlah kelebihannya. Saat melaju di jalan lurus, motor ini terasa sangat stabil.
Ban belakang yang lebar juga membantu meningkatkan traksi. Saat kecepatan tinggi, motor tetap terasa tenang.
Namun di sisi lain, bobot ini jadi tantangan saat parkir atau bermanuver di ruang sempit.
Bukan Motor untuk Semua Orang
NM4 Vultus jelas bukan motor yang dibuat untuk semua orang. Desainnya terlalu unik, dan tidak semua orang nyaman dengan tampilan seperti ini.
Selain itu, karakter berkendaranya juga berbeda dari motor konvensional.
Banyak pengendara yang lebih memilih motor dengan desain umum karena lebih mudah diterima.
Namun bagi yang ingin tampil beda, motor ini justru jadi pilihan yang menarik.
Kenapa Tidak Bertahan Lama?
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah kenapa motor ini tidak diproduksi lagi.
Jawabannya cukup sederhana: pasarnya terlalu sempit. Tidak banyak orang yang benar-benar membutuhkan motor seperti ini.
Desain yang terlalu futuristik juga membuatnya sulit diterima secara luas.
Meski begitu, NM4 Vultus tetap jadi salah satu motor paling unik yang pernah dibuat Honda.



















